46 Ribu Pengedar dan Bandar Narkoba Hidup Bercampur di Dalam Lapas – Kilasbaca.com

Dirjen Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami didampingi Kadivpas Kumham Jateng, Heni Yuwono usai membekali petugas keamanan lapas. (Foto: Fariz Fardianto/metrojateng.com)

SEMARANG – Dirjen Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami mengungkapkan saat ini jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan di seluruh Indonesia terus membengkak.

Data sementara yang ia peroleh per hari ini, Kamis (31/1/2019), jumlah narapidana dan tahanan saat ini mencapai 255 ribu jiwa.

“Mereka saat ini tersebar di 522 lapas dan rutan. Trennya mengalami kenaikan terus-menerus. Terbanyak kasus narkotika. Memang pengedar dan bandar ada semua di dalamnya,” tuturnya, usai memberikan pengarahan bagi para petugas keamanan lapas di Lantai III Aula Kemenkumham Jawa Tengah, Jalan Dr Cipto Semarang Timur.

Bahkan, ia mendapati jumlah bandar dan pengedar narkoba yang menghuni semua lapas mencapai 46 ribu jiwa.

Padahal, pihaknya mengaku sesuai UU Narkotika telah diamanatkan kepada pengelola lapas agar pengguna narkoba seharusnya direhabilitasi medis maupun sosial.

Ia pun mendorong kepada para petugas keamanan untuk mulai berani merekomendasikan kepada pemerintah untuk mengajukan program rehabilitasi sosial.

“Rekan-rekan petugas sedang kami dorong supaya bisa memberikan rekomendasi pengajuan dan programnya seperti apa. Ini peran strategis bagi petugas keamanan untuk memerkuat integrasi sosial,” tuturnya.

Kendati demikian, diakuinya bahwa mengawasi narapidana sebanyak itu juga tidaklah mudah. Sebab kini jumlah petugas keamanan dengan narapidana tidak sepadan. Hanya ada 1.500 petugas keamanan ditambah 700 APK baru yang direkrut pemerintah lewat jalur CPNS.

Di luar itu, penghuni lapas juga banyak berasal dari kasus terorisme dan para narapidana kasus pencurian.

“Polhukam sedang berupaya menurunkan jumlah penghuni lapas dengan tidak memasukan pelaku-pelaku tipiring, bandar judi, pelaku perkelahian dan pengguna narkoba. Jika RUU KUHP disahkan, mereka nantinya direhabilitasi sosial dan medis,” pungkasnya. (far)


Artikel yang berjudul “46 Ribu Pengedar dan Bandar Narkoba Hidup Bercampur di Dalam Lapas – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.