Ekspor Ikan Laut Tembus Rp 3,2 Triliun, Terbesar Daging Rajungan  – Kilasbaca.com

SEMARANG – Meningkatnya hasil tangkapan nelayan di Jawa Tengah mampu mengerek transaksi ekspor ikan laut ke sejumlah negara. Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) mencatat volume pengiriman produk ikan laut ke luar negeri selama 2018 melonjak drastis sampai 51 persen menjadi 81.719 ton ketimbang capaian tahun sebelumnya hanya mentok 54.203 ton.

Atas kondisi tersebut, pihak balai menyatakan raihan nilai ekspor dalam kurun waktu bersamaan juga melesat tinggi hingga 14 persen atau senilai Rp 3,2 triliun dibanding kondisi 2017 silam masih Rp 2,8 triliun.

“Ada peningkatan nilai ekspor produk ikan laut selama 2018 sebesar Rp 396 miliar dibandingkan tahun sebelumnya,” tutur Kepala BKIPM Kota Semarang, Raden Gatot Perdana kepada metrojateng.com, Kamis (24/1/2019).

Ia menyatakan naiknya ekspor ikan laut kebanyakan dipengaruhi hasil tangkapan yang cukup melimpah. Selain itu, ia menduga juga banyaknya permintaan konsumsi dan bahan baku dari negara mitra Indonesia.

Lebih jauh, ia menjelaskan komoditas yang berkontribusi terbesar ialah daging rajungan. Nilai ekspornya meningkat dari Rp 1.198 miliar di 2017 menjadi Rp 1.361 miliar di tahun 2018.

Komoditas lainnya, kata dia yaitu udang senilai total senilai Rp 715 miliar, cumi senilai Rp 435 miliar dan ikan nila dengan nilai Rp 162 miliar.

Gatot berharap lonjakan ekspor ikan laut mampu berkontribusi untuk meningkatkan daya saing mutu produk perikanan Indonesia secara keseluruhan.

“Apalagi sepanjang tahun kemarin, jumlah sertifikasi Health Certificate ekspor perikanan bertambah 47 persen menjadi 5.292 sertifikat. Karena 2017 silam hanya ada 3.588 lembar sertifikat,” katanya. (far)


Artikel yang berjudul “Ekspor Ikan Laut Tembus Rp 3,2 Triliun, Terbesar Daging Rajungan  – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.