KPU Ancam Oknum yang Kampanye Golput saat Pilpres – Kilasbaca.com

Ilustrasi
Foto: dok @KPU_ID

SEMARANG – Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres), Komisi Pemilihan Umum Kota Semarang memasang target partisipasi warganya mencapai 77,5 persen.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Cassandra Goeltom menyatakan bakal memaksimalkan kinerja para PPK dan PPS serta para relawan demokrasi dalam menyosialisasikan hak pilih warga saat 17 April nanti.

“Kami maksimalkan 77 hari untuk menyosialisasikan secara menyeluruh kepada lapisan masyarakat. Karena surat suara sendiri sudah ready tinggal didistribusikan. Kami berkolaborasi dengan PPK dan PPS serta relawan demokrasi yang bekerja tiga bulan sampai april nanti,” tutur Henry, di sela diskusi bersama LBH Semarang di Dekase TBRS, Jalan Sriwijaya, Rabu (30/1/2019).

Henry memperkirakan jumlah warganya yang tidak golput nanti akan menurun. Musababnya, saat Pilwakot 2015 kemarin saja, tingkat partisipasi warga dalam menggunakan hak pilihnya masih sebesar 72,8 persen. Angka tersebut ia klaim tertinggi dibanding 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Makanya kami ingin menargetkan parisipasi warga saat 17 April nanti bisa menembus angka 77,5 persen. Kami sedang mendorong biar target tersebut bisa tercapai,” ungkapnya.

Ia pun mewanti-wanti warganya tidak saling menghasut untuk melakukan Golput. Pihaknya akan menjerat oknum warga yang berusaha berkampanye masif melakukan golput dengan sejumlah Undang-undang yang berlaku.

“Kalau mengajak masif ya itu melanggar. Akan kami pantau apakah ada gerakan Golput saat Pilpres nanti,” bebernya.

KPU, katanya mencatat total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Semarang saat ini mencapai 1.176.076 jiwa. Jumlahnya diprediksi membengkak seiring adanya potensi penambahan pemilik hak suara dari kalangan mahasiswa luar kota yang berkuliah di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

“Jika ditambah potensi daftar pemilih tambahan (DPTb) akan melonjak banyak. Karena banyak kampus di Semarang yang mahasiswanya berasal dari luar kota. Mulai Unnes, Unika, Upgris, Undip, Untag dan sejenisnya. Berkaca pada Pilgub kemarin, jumlah DPTb ada sebanyak 20 ribu jiwa,” terang Henry. (far)


Artikel yang berjudul “KPU Ancam Oknum yang Kampanye Golput saat Pilpres – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.