Kyai Joko, Kerbau Tertua Keraton Solo Mati – Kilasbaca.com

Kyai Joko merupakan kerbau jantan tertua yang dimiliki keraton. Saat ini tinggal 16 kerbau keturunan Kyai Slamet yang masih tersisa.

SOLO – Kerbau atau kebo bule keturunan Kyai Slamet milik Keraton Kasunanan Surakarta mati, Selasa (22/1/2019) pukul 15.00 WIB. Kerbau yang bernama Kyai Joko tersebut sakit sejak sebulan terakhir.

Dokter hewan memeriksa kerbau Kyai Slamet di Siti Hinggil Kidul, Keraton Kasunanan Surakarta, Selasa (22/1/2019). Foto: metrojateng.com

Pawang kerbau, Heru Sanjoyo mengatakan matinya kerbau keturunan Kyai Slamet tersebut karena sakit dan faktor usia. Kerbau yang berusia sekitar 30 tahun itu sudah dua kali tidak ikut kirab saat upacara adat Malam Satu Sura.

“Sakit sudah dua minggunan ini, kalau kata dokter itu luka di bibirnya terus pecah,” ujarnya saat ditemui di Siti Hinggil Kidul Keraton Kasunanan Surakarta.

Sementara itu, Sentana Dalem Keraton Kasunanan Surakarta, KRMH. Adityo Soeryo Herbanu mengatakan kerbau Kyai Slamet menderita sakit bisul sudah satu bulan terakhir. Pihaknya juga sudah memanggil dokter hewan sebanyak tiga kali.

“Awalnya ada bisul di mulutnya dan ada nanahnya terus panggil dokter. Tidak ada perlakuan khusus, biasa saja. Dikasih makan tiga sampai empat kali sehari,” jelasnya.

Kyai Joko merupakan kerbau jantan tertua yang dimiliki keraton. Saat ini tinggal 16 kerbau keturunan Kyai Slamet yang masih tersisa. (MJ-25)


Artikel yang berjudul “Kyai Joko, Kerbau Tertua Keraton Solo Mati – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.