Pekerjaan Belum Selesai, Paving Jalan Kawasan Kota Lama Rusak – Kilasbaca.com

Paving jalan dan pedetarian di Kawasan Kota Lama Semarang yang rusak. (Masrukhin Abduh/metrojateng.com)

Jika dibiarkan, lama kelamaan kondisi kerusakan paving jalan serta pedestrian ini akan semakin parah, karena dilintasi banyaknya kendaraan besar.

 

SEMARANG – Revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang melahap anggaran kurang lebih Rp 200 miliar. Proses pembangunan saat ini masih berlangsung. Namun, sejumlah bagian pekerjaan yang baru selesai dibangun sudah mengalami kerusakan.

Kerusakan di antaranya terlihat pada bagian jalan maupun pedestarian di Kawasan Kota Lama. Ada beberapa titik, pavingnya sudah bergelombang, lepas, bahkan ada yang berlubang dan tergenang sisa air hujan.

Paling banyak paving bergelombang, lepas itu terlihat di jalan dan pedestarian Jalan Letjend Suprapto. Padahal jalan tersebut merupakan jalur utama di Kawasan Kota Lama.

Di depan Kantor Satlantas Kota Semarang beberapa paving terlihat sudah bergelombang. Bahkan di titik yang banyak parkir sepeda motor besi griil penutup selokan banyak yang hilang. Kemudian lubang pembuangan air ditutup dengan batu agar tak membahayakan.

Kemudian kerusakan juga terlihat di titik sekitar Gereja Blenduk kawasan Kota Lama Semarang. Serta di pertigaan antara Jalan Letjen Suprapto dan Jalan Branjangan, tepatnya di depan Galeri UMKM Kawasan Kota Lama. Paving jalan dan pedestrian ada yang ambles dan hampir lepas dari tempatnya.

Muhammad Tarmuji, Satpam Galeri UMKM mengungkapkan, kerusakan jalan paving bergelombang dan lepas tersebut terjadi setelah dibukanya kembali Kawasan Kota Lama. Yaitu saat digelarnya even Lomba Lari 10K sekitar akhir Desember dan awal Januari lalu.

‘’Saat itu kan masih ditutup, karena ada event Lomba Lari 10K, jalan di sini dibuka kembali. Sehingga mobil besar, sepeda motor, bahkan kendaraan besar seperti truk dan bus melintas di jalan ini makanya paving rusak,’’ katanya, Rabu (23/1/2019).

Kondisi kerusakan terparah juga terlihat di ujung perempatan antara Jembatan Mberok dan samping Kantor Bank Mandiri Kawasan Kota Lama, serta jalan menuju ke Kawasan Johar.

Menurutnya, di situ bahkan beberapa paving jalan dan pedestrian berserakan tak beraturan. Bahkan lubang bekas paving yang lepas tergenang sisa air hujan bisa membahayakan pengguna kendaraan.

‘’Jika dibiarkan, lama kelamaan kondisi kerusakan paving jalan serta pedestrian ini akan semakin parah, karena dilintasi banyaknya kendaraan besar yang setiap hari melewati beberapa ruas jalan Kawasan Kota Lama ini,’’ ujar Tarmuji. (duh)

 

 


Artikel yang berjudul “Pekerjaan Belum Selesai, Paving Jalan Kawasan Kota Lama Rusak – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.