Razia Narkoba di Lapas, BNN Bakal Kerahkan Anjing Pelacak – Kilasbaca.com

SEMARANG – Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah sedang mengusulkan kepada Kementerian Hukum dan HAM untuk mengizinkan pemakaian anjing pelacak saat melakukan razia pemberantasan obat-obatan terlarang di dalam lembaga pemasyarakatan.

Usulan itu mengemukan tatkala Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Muhammad Nur, selesai menggelar diskusi prime topic untuk membahas pemberantasan narkoba di Hotel Noormans Semarang, Selasa (29/1/2019).

“Kami sudah sowan kepada pihak Kemenkumham untuk bersinergi dengan baik. Misalnya meminta izin memakai perangkat lain seperti anjing pelacak. Sebab, daya penciuman anjing kan enggak bisa dikompromi,” kata Nur.

Ia menyatakan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, semua daerah saat ini telah ditetapkan darurat narkoba. Termasuk Jawa Tengah, ia mengaku menemukan ada 1,16 persen dari total penduduk yang menjadi pengguna narkoba.

Meski jumlahnya cenderung menurun bila dibanding capaian secara nasional sekitar 1,13 persen, namun ia tetap mewaspadai peredaran narkoba yang saat ini semakin menyasar anak muda. Bahkan, transaksi narkoba bisa dilakukan via online.

“Tahun lalu kasus paling menonjol ada di Solo. Penurunannya tidak signifikan. Pada 2018 terdapat 17 laporan polisi yang berhasil kita bongkar. Dengan jumlah tersangka 35 orang. Dua orang berhasil ditembak mati. Itu rata-rata kasusnya sabu,” tukasnya. (far)


Artikel yang berjudul “Razia Narkoba di Lapas, BNN Bakal Kerahkan Anjing Pelacak – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.