Selain Terhambat Banjir, Rel KA di Batang Sempat Tertimbun Longsor – Kilasbaca.com

SEMARANG – Hujan lebat yang melanda Kabupaten Batang tak hanya merendam jalur perlintasan kereta api di ruas  Batang-Ujungnegoro. Bahkan, hujan yang tak kunjung berhenti juga memicu tanah longsor pukul 03.30 WIB.

Tak ayal, tanah longsor itu menimbun ruas jalur kereta api pada titik KM 54+3/4 tepatnya di Jalan Kuripan-Plabuan.

 longsoran tanah menutupi jalur kereta sepanjang 20 meter, dengan lebar 5 meter, setinggi 1,5 meter

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengungkapkan longsoran tanah menutupi jalur kereta sepanjang 20 meter, dengan lebar 5 meter, setinggi 1,5 meter.

Pembersihan material tanah yang menimbun ruas rel kereta itu akan membutuhkan waktu selama empat jam.

“Kami informasikan bahwa per jam 08.20 WIB, jalur perlintasan di KM 54+400 jalur hulu dapat dilalui kereta dengan kecepatan 5 kilo per jam,” tuturnya, Minggu (27/1/2019).

Kemudian, lanjut Krisbiyantoto, rel kereta titik KM 71 jalur hulu dapat dilalui dengan kecepatan 40 kilometer per jam dan titik KM 76 jalur hulu ditingkatkan menjadi 60 kilometer per jam.

Pihaknya mengklaim upaya perbaikan saat ini sedang dilakukan petugasnya di sekitar titik KM 76 jalur hilir. Sebab, di sana terdapat titik yang membahayakan perjalanan kereta.

Krisbiyantoro memastikan sementara ini kereta api jurusan Semarang-Tegal masih bisa berjalan.

Hanya saja, karena kedapatan terendam banjir, maka untuk ruas Stasiun Ujungnegoro-Batang dan Stasiun Kuripan-Plabuhan terpaksa dioperasikan menggunakan satu jalur saja. (far)


Artikel yang berjudul “Selain Terhambat Banjir, Rel KA di Batang Sempat Tertimbun Longsor – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.