Kemenkumham Tolak Pakai Anjing Pelacak saat Razia Narkoba – Kilasbaca.com

Petugas memeriksa kendaraan di pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang untuk mendeteksi narkoba, Kamis (30/8/2018) lalu. Foto: metrojateng.com/dokumentasi

 

SEMARANG – Kepala Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Dewa Putu Gede menolak pemakaian anjing pelacak untuk merazia narkoba dan telepon genggam di lapas-lapas maupun rumah tahanan. Pasalnya, Dewa menganggap anjing pelacak rentan menimbulkan protes dari para penghuni penjara terutama dari kalangan narapidana yang beragama Islam.

“Kalau anjing pelacak ini kan sangat rentan. Jangan sampai menimbulkan kegaduhan. Karena umat Muslim ini najis. Jangan sampai itu diplesetkan dan jadi keributan di rutan atau lapas. Jadi saya rasa penggunaan metode itu belum perlu,” kata Dewa kepada metrojateng.com, Selasa (12/2/2019).

Permintaan untuk menggunakan anjing pelacak sebelumnya dilontarkan Kepala BNN Jawa Tengah, Brigjen Pol Muhammad Nur usai ikut diskusi bebas di Hotel Noormans Semarang belum lama ini. Nur ketika itu berpendapat penggunaan anjing pelacak untuk razia narkoba di lapas akan efektif karena daya penciuman hewan itu sulit dikompromikan atau sulit disabotase.

Meski begitu, menurut Dewa, penggunaan anjing pelacak justru bisa menimbulkan protes dan akan jadi momentum bagi sebagian narapidana Muslim untuk menggagalkan razia di dalam lapas.

“Kalau penggeledahan pakai anjing nanti jadi momen mereka meneriakkan kata saat ada di dalam lapas. Mending dipakai untuk penjagaan di luar saja,” tegasnya.

Untuk menerangi penyeludupan narkoba, akan memasang mesin X-ray di semua pintu masuk lapas maupun rutan yang ada di Jawa Tengah. Pemasangan X-ray ini dirasa efektif seperti yang sudah dioperasikan di Dermaga Sodong, yang jadi pintu masuk menuju Pulau Nusakambangan Cilacap.

“Jenderal bintang tiga saja diperiksa pakai X-ray. Cuma ini menyangkut pendanaan. Kami tetap upayakan untuk melakukan pengawasan yang sangat penting. Di luar itu, kami akan memperketat razia. Ada razia terjadwal. Ada yang mendadak. Di Kanwil Kemenkumham Jateng nanti per minggu dilaksanakan razia secara acak,” tukasnya. (far)


Artikel yang berjudul “Kemenkumham Tolak Pakai Anjing Pelacak saat Razia Narkoba – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.