Bahaya Ketagihan Makanan Kemasan Instan Bagi Kesehatan – Kilasbaca.com

Ketua TP PKK Kota Semarang, Tia Hendrar Prihadi saat menjadi salah satu nara sumber dalam sebuah seminar tentang pola hidup sehat. (istimewa)

 

SEMARANG – Fenomena gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat saat ini sangat akrab dengan berbagai makanan instan dan zat kimia tambahan. Meski praktis, tetapi apabila ketagihan membawa dampak berbahaya bagi kesehatan.

‘’Budaya konsumsi makanan yang tidak sehat, tentu berdampak pada kesehatan. Dalam jangka panjang, pola konsumsi yang salah di usia muda akan berpotensi memicu munculnya penyakit degenerative. Seperti diabetes militus(DM), jantung, hipertensi dan stroke,’’ kata Ketua TP PKK Kota Semarang Tia Hendrar Prihadi, Jumat (15/3/2019).

Karenanya, Tia yang juga istri Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mengajak para ibu-ibu untuk memaksimalkan perannya dalam ikut meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan masyarakat.

Tak hanya itu, dirinya juga mengingatkan untuk meningkatkan asupan buah dan sayur serta mengurangi makanan instan sebagai salah satu pilihan hidup sehat dan bagian dari budaya PHBS dan Germas.

Ahli gizi nasional, dr Tan Shot Yen mengatakan, bahaya kesalahan pola makan sehat salah satunya dapat menyebabkan bahaya stanting bagi anak-anak. Dia menegaskan pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada 1000 hari pertama anak.

‘’Tak hanya membuat pertumbuhan terhambat, stanting juga menyebabkan perkembangan anak tidak optimal,’’ tegas dr Tan.

Ditegaskan, tanah air ini telah menyediakan berbagai makanan sehat dari alam mulai dari sayur, buah berwarna-warni, ikan, protein nabati dan hewani lainnya. Dalam pola konsumsi, selain sehat juga harus bergizi seimbang.

Bahkan tak hanya itu, menurutnya, semua makanan yang dikonsumsi juga harus menyesuaikan usia, aktivitas, gender. “Tidak hanya masalah enak atau tidak, tetapi konsumsilah makanan yang dibutuhkan oleh tubuh,’’ tegasnya.

Untuk menyiapkan pola konsumsi makanan sehat dan seimbang, dr Tan menekankan pentingnya membuat perencanaan menú. Dicontohkan, santan bukan makanan yang harus benar-benar dihindari jika dikonsumsi secara terjadwal.

Menurutnya, santan kaya antioksidan yang dibutuhkan tubuh. Selain menyarankan agar memilih santan alami alias yang asli dari parutan kelapa, ia juga mengingatkan untuk mengkonsumsinya secara terjadwal.

‘’Misalkan Sabtu untuk jadwal makanan bersantan, berarti ketemu santan lagi Sabtu pekan depan. Kalau seperi ini bisa makan santan sampai seumur hidup,’’ tegasnya. (duh)


Artikel yang berjudul “Bahaya Ketagihan Makanan Kemasan Instan Bagi Kesehatan – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.