Cuti Kuliah, Mahasiswa Semester Akhir ini Malah Edarkan Sabu – Kilasbaca.com

Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi didampingi Kasat Resnarkoba AKBP Bambang Yugo memintai keterangan kedua tersangka dan menunjukkan barang bukti.(metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar)

 

SEMARANG – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Semarang menangkap dua pengedar sabu. Ironisnya salah satu tersangka masih terdaftar sebagai mahasiswa semester akhir Universitas Diponegoro (Undip) yang sedang cuti kuliah. Barang bukti yang disita adalah tiga paket sabu dengan berat total 2 gram.

Mahasiswa tersebut diketahui bernama Rico Geger P (23), warga Sekayu, Semarang Tengah. Satu tersangka lain adalah M Dimas (24), warga Purwosari, Semarang Utara. Dua tersangka yang masih satu jaringan tersebut ditangkap di tempat berbeda pada hari Selasa (5/3/2019). Tersangka Rico ditangkap saat mengirim paket sabu di Jalan Seroja, Karangkidul, Semarang Tengah, sedangkan Dimas ditangkap di rumahnya.

“Satresnarkoba Polrestabes Semarang berhasil menangkap dua tersangka pengedar narkoba jenis sabu. Salah satu tersangka merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang. Dua tersangka ini sudah menjadi target operasi (TO) polisi sejak lama,” kata Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enrico Silalahi, saat memberikan keterangan di Mapolrestabes Semarang, Selasa (12/3/2019).

Tersangka Rico dan Dimas saat digelandang ke Mapolrestabes Semarang.

Enrico menjelaskan penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas Satresnarkoba Polrestabes Semarang mendapat laporan terkait transaksi narkoba. Setelah diselidiki kemudian menangkap tersangka Rico. Sabu yang diedarkan oleh Rico dan Dimas diperoleh dari seseorang bernama Anton yang masih dalam pengejaran.

“Untuk barang bukti ada 2 gram sabu, plastik klip dan ponsel. Masih ada satu tersangka yang DPO. Orang ini merupakan pemasok barang kepada Rico dan Dimas,” ungkap Enrico didampingi Kasat Resnarkoba Polrestabes Semarang AKBP Bambang Yugo.

Tersangka Rico mengaku sudah mengedarkan sabu selama dua bulan terakhir. Perannya adalah membagi paket besar seberat 5 gram ke dalam paket kecil dan dikirim ke alamat yang diberikan Anton. Ia mengenal Anton dari rekannya.

“Belum pernah ketemu sama dia (Anton), dikenalkan sama teman. Diberikan upah Rp 350 ribu untuk satu kantong berisi 5 gram. Saya juga diberi 2,5 gram untuk dipakai sendiri,” ujarnya.

“Masih kuliah di Undip, jurusan Kehumasan. Saat ini sedang cuti kuliah,” papar Rico.

Terkait perkara tersebut, Rico dan Dimas dikenakan Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-Undang RI Nomor 35 tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal lima tahun penjara. Barang bukti yang disita antara lain paket sabu dengan berat total 2 gram, timbangan digital, plastik klip, satu buah bong, uang tunai Rp 95 ribu, dan ponsel. (aka)

 


Artikel yang berjudul “Cuti Kuliah, Mahasiswa Semester Akhir ini Malah Edarkan Sabu – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.