Driver Gojek Solo Tolak Pemberlakuan Tarif Baru – Kilasbaca.com

SUKOHARJO – Ratusan driver Gojek se-Solo Raya menggelar aksi unjuk rasa di kantor Cabang Solo, kompleks ruko Kawasan Terpadu The Park, Madegondo, Grogol, Sukoharjo, Rabu (13/3/2019). Mereka menuntut kebijakan PT Gojek Indonesia (PTGI) soal penetapan tarif.

Aksi unjuk rasa driver Gojek se-Solo Raya, Rabu (13/3/2019). Foto: metrojateng.com

Koordinator lapangan (Korlap) Didik Prakoso Andriyanto mengatakan, mitra Gojek ingin menyampaikan aspirasi kepada kantor Gojek Cabang Solo agar memberikan tarif lebih rasional atau lebih manusiawi.

Hal tersebut menyangkut perubahan tarif minimal Rp 4.000 per 2,4 kilometer. “Perubahan sistem ini menyengsarakan para driver,” kata Didik.

Dilanjutkan Didik, pihaknya meminta untuk per 3 km tidak dikenakan potongan. Dimana untuk mendapatkan pendapatan dengan perhitungan Rp 2.100 per km dikali 3 km atau Rp 6.300.

Sedangkan saat ini tarif minimal order 2,4 km dengan perhitungan Rp 2.100 per km, sehingga pihaknya hanya mendapat Rp 5.000, itupun masih dipotong 20% atau Rp 1.000.

“Untuk tuntutan kita kali ini adalah Rp 6.300 dengan perhitungan perkilonya Rp 2.100 dan tanpa potongan,” ucapnya.

Didik menambahkan, dengan adanya perubahan sistem ini, PTGI tidak pernah mensosialisasikan terlebih dahulu kepada para mitra Gojek. Jika masih berlaku tarif pendek Rp 4.000, ia mengajak driver Gojek lainnya untuk libur setiap hari Rabu.

Sementara itu, Wilis perwakilan dari pihak Gojek Solo belum bersedia memberikan keterangan terkait aksi tersebut. (MJ-28)


Artikel yang berjudul “Driver Gojek Solo Tolak Pemberlakuan Tarif Baru – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.