Febri Dibacok Begal, Motor Dibawa Kabur – Kilasbaca.com

Febri yang mengalami luka bacok pada bagian punggung dan tangan kanan terbaring di ruang perawatan RS Bhayangkara Prof Awaloedin Djamin Semarang. (metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar)

 

SEMARANG – Pemuda bernama Febri Idris Susanto (21), saat ini harus terbaring di ruang perawatan RS Bhayangkara Prof Awaloedin Djamin Semarang. Warga Ketileng Dalam II nomor 7A, Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, itu mengalami luka bacok di bagian punggung dan tangan kanannya. Luka bagian tangan juga mengharuskan Febri menjalani operasi.

Nasib apes itu dialami Febri setelah menjadi korban kekerasan dari komplotan begal bersenjata tajam. Peristiwa tersebut terjadi saat Febri melintas di dekat Giant Penggaron, Pedurungan, Semarang, pada Jumat (8/3/2019), sekitar pukul 01.15. Komplotan begal yang diduga terdiri delapan orang tersebut membawa kabur motor Honda Supra 125, H 3323 AEG milik korban.

Kejadian itu berawal saat Febri mengendarai motor. Saat itu ia merasa dibuntuti oleh pengendara motor yang berboncengan. Pengendara motor tersebut kemudian memepet Febri dan langsung mengayunkan senjata tajam mengenai punggung Febri. Setelah itu pengendara motor yang belum diketahui identitasnya itu kembali menyabetkan senjatanya mengenai tangan kanan Febri.

“Sudah lihat di spion ada yang membuntuti, seperti orang tidak benar. Begitu dekat tidak bilang apa-apa, langsung bacok punggung dan tangan saya,” ujar Febri saat ditemui di RS Bhayangkara Prof Awaloedin Djamin Semarang, Jumat (8/3/2019).

Mendapat serangan tiba-tiba, Febri kemudian menghentikan laju sepeda motornya. Ia berusaha membalas serangan dengan melepas helm dan memukulkan ke arah pelaku. Pada saat itu datang enam orang tidak dikenal. Febri mengira enam orang tersebut datang untuk menolong tapi ternyata teman dari pelaku.

“Mereka minta ponsel dan dompet. Saya menolak. Saya buka helm mau pukul pelaku, lalu ada orang lain datang. Saya pikir mau menolong tapi ternyata teman dua orang yang membacok saya tadi,” papar Febri yang terbaring di tempat tidur.

Febri yang dikeroyok sekitar delapan orang itu memutuskan untuk kabur. Ia kemudian ditolong oleh sopir truk dan diantar ke Mapolsek Pedurungan. Febri kemudian dibawa polisi ke RS Bhayangkara Prof Awaloedin Djamin Semarang untuk mendapatkan perawatan medis.

“Saya kabur karena kalah jumlah. Terus ditolong orang. Motor saya tinggal di lokasi. Saya lihat pelaku ada delapan orang. Ada tiga orang yang bawa celurit,” ungkapnya.

Kapolsek Pedurungan, Kompol Mulyadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban mendapat empat jahitan pada bagian punggung sedangkan luka pada bagian tangan lebih serius. Hasil pemetaan dokter ada tulang yang patah dan harus dioperasi.

“Setelah tiba di Mapolsek, korban langsung dibawa anggota ke RS Bhayangkara. Saat ini masih dirawat di sana. Kami juga masih selidiki kasus tersebut,” katanya. (aka)

 


Artikel yang berjudul “Febri Dibacok Begal, Motor Dibawa Kabur – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.