Warga Butuh JPO Underpass Jatingaleh, Dewan: Jangan Hanya Jadi Pajangan – Kilasbaca.com

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pasar Karangayu Semarang yang tidak terawat. (metrojateng.com)

 

SEMARANG – Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jatingaleh yang diusulkan dan dibutuhkan sejumlah warga. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta rencana pembangunan JPO harus ada kajian mendalam sebelum diwujudkan.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wiwin Subiyono menyatakan harus dipastikan jembatan penyeberangan orang tersebut memang dibutuhkan. Misalnya, masyarakat sekitar memang sulit untuk melakukan penyeberangan jalan raya.

‘’Prinsipnya JPO sebelum didirikan tentunya harus ada kajian, daerah mana yang diperlukan, atau masyarakatnya sulit untuk melakukan penyeberangan jalan raya,’’ katanya, Selasa (19/3/2019).

Diharapkan JPO ketika dibangun sudah dipastikan betul-betul akan digunakan masyarakat untuk menyeberang jalan. Karenanya, harus ada analisa dan kajian dahulu secara mendalam sebelum dibangun.

‘’Jangan sampai nanti setelah ada JPO ternyata malah hanya jadi pajangan saja. Kemudian ternyata tidak terawat dan kotor, kami tidak ingin seperti itu,’’ ujar Wiwin.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, jika nantinya usulan JPO jadi kenyataan, setelah dibangun harus berguna. Artinya, kata dia, ada input, output hingga outcome.

‘’Ouputnya ada jembatan dan outcomenya (jembatan) dipakai orang. Jangan sampai JPO tidak pernah ada orang lewat, jika itu terjadi berarti kajiannya yang kurang tepat,’’ tandasnya. (duh)

 


Artikel yang berjudul “Warga Butuh JPO Underpass Jatingaleh, Dewan: Jangan Hanya Jadi Pajangan – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.