Kekinian, Bupati Umi Kepincut Hologram Jokowi – Kilasbaca.com

TEGAL – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendatangi Kabupaten Tegal, Sabtu (6/4) malam, setelah ‎sebelumnya hadir sebagai calon presiden dalam kampanye akbar yang digelar di lapangan Dukuh Salam, Kecamatanan Slawi pada Kamis (4/4) lalu.

Sejumlah warga Kabupaten Tegal menyaksikan Jokowi dalam bentuk hologram di kawasan Monumen Gerakan Banteng Nasional (GBN). Foto : metrojateng.com/ adithya

Namun kali ini Jokowi hadir ‎menyapa warga dalam bentuk hologram. Hologram Jokowi ditampilkan dalam acara sosialisasi capaian kerja pemerintah yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Monumen Gerakan Banteng Nasional (GBN), Procot, Kecamatan Slawi.

Hologram Jokowi tampil dalam semacam panggung yang menempel dengan truk yang sudah dimodifikasi‎. Melalui teknologi tersebut, Jokowi seperti hadir dan berbicara secara langsung di hadapan warga.

Kehadiran ‘Jokowi’ itu untuk menyampaikan sejumlah capaian kerja pemerintah dalam berbagai bidang, antara lain pembangunan infrastruktur, penurunan angka kemiskinan, penyediaan sarana pelayanan kesehatan, dan pemenuhan pendidikan.

“Dengan adanya dana desa, telah dibangun lebih dari 191.000 KM jalan pedesaan. Pemerintah juga membangun bendungan,” kata Jokowi kepada warga dan milenial yang tampak antusias menyaksikan penayangan hologram.

Menurut Jokowi, infrasktuktur yang dibangun memang tidak bisa dimakan. Namun itu memberi kemudahan kepada masyarakat‎ dan menggerakan perekonomian. “Kita pastikan, setiap tetes rupiah di APBN betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tandasnya.

Bupati Tegal Umi Azizah yang juga hadir menyaksikan, mengaku takjub dengan teknologi hologram‎ yang dapat menjadikan Presiden Jokowi seperti nyata hadir di Monumen GBN.

Umi bahkan tertarik untuk membuat hologram hingga bertanya seputar anggaran pembuatannya untuk mengetahui kemungkinan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal bisa membuatnya juga.

“Terus terang saya tertarik karena melalui teknologi hologram program-program pemerintah bisa disampaikan dan disosialisasikan secara gamblang, efektif, dan kekinian,” ujarnya.

Menurut Umi, di era keterbukaan informasi, penyampaian program dan hasil kerja pemerintah menjadi sebuah keharusan ‎agar seluruh masyarakat bisa mengetahui. Penyampaian itu bisa lebih efektif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.

“Kalau dari sisi anggaran memungkinkan, kita akan bikin untuk mensosialisasikan program-program pemerintah. Apalagi teknologi hologram ini karya anak bangsa,” ujar dia.

‎Programer hologram, Egi, mengungkapkan, pembuatan hologram Jokowi membutuhkan waktu selama sembilan bulan karena proses pembuatannya yang rumit.

“Pembuatan hologram memang perlu waktu yang cukup lama,” ujarnya sembari menyebut seluruh proses pembuatan dilakukan oleh anak-anak muda Indonesia dengan inisiator pembuatan Presiden Jokowi sendiri.

Sementara itu, Menkominfo‎ Rudiantara melalui sambutan yang ditayangkan sebelum pemutaran hologram mengatakan, pihaknya bertanggung jawab untuk menginformasikan sosialisasi hasil pembangunan yang dilakukan pemerintah, salah satunya melalui hologram.

“Hologram ini seperti jalur komunikasi baru. Bagaimana program dan pencapaian pemerintah dilihat dari cara baru, dengan mengikuti perkembangan teknologi dan informasi,” katanya.

Selain menggunakan hologram, penyampaian informasi itu telah dilakukan melalui beberapa sarana komunikasi publik seperti media cetak, TV, radio,  media online dan juga media sosial. Selain itu, informasi capaian pembangunan pemerintah juga dipaparkan melalui atraksi kesenian budaya, seperti wayang kulit, ludruk, wayang golek, dan lain-lain. (MJ-10)


Artikel yang berjudul “Kekinian, Bupati Umi Kepincut Hologram Jokowi – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.