Ongkos Mudik Jabodetabek-Jateng Diperkirakan Tembus Rp 2 Triliun – Kilasbaca.com

SEMARANG – Kalangan akademisi memperkirakan ongkos transportasi yang akan digunakan oleh para pemudik yang pulang kampung dari Jabodetabek menuju Jawa Tengah pada 2019 ini bakal membengkak.

Ilustrasi. Arus mudik Lebaran. Foto: dok

Pengamat Transportasi dari Unika Soegijapranata, Semarang, Djoko Setijowarno menyebut perjalanan pemudik dari wilayah tersebut akan menghabiskan biaya Rp 2 triliun.

Tak cuma itu saja, biaya transportasi pemudik dari Jabodetabek menuju Jabar juga diperkirakan menghabiskan dana Rp 945 miliar serta Rp 91 miliar jika mudik dilakukan sampai ke Jawa Timur.

“Jadi secara keseluruhan total biaya transportasi pemudik dari Jabodetabek ke tujuan mudik sebesar Rp 6 triliun. Sebab, dari hasil hitung-hitungan Badan Litbang Perhubungan, pemudik tahun 2019 akan mencapai 18,2 juta orang,” kata Djoko dalam keterangan yang didapat oleh metrojateng.com, Senin (29/4/2019).

Jumlah pemudik sebesar itu mayoritas berasal dari Banten, Jabodetabek dan Bandung Raya. Pasalnya, ketiga wilayah ini menjadi pemicu lonjakan kaum boro terbesar di Indonesia.

Lebih jauh lagi, ia menuturkan tujuan pemudik yang berasal dari Jabodetabek ke Jawa Tengah sebesar 5,6 juta jiwa (37,68%), Jawa Barat sebesar 3,7 juta jiwa (24,89%) dan Jawa Timur sebesar 1,7 juta jiwa (11,14%).

Lebih lanjut, moda transportasi yang paling diminati oleh pemudik di tahun ini yaitu mobil pribadi. Ia menyebut prosentasenya 28,9 persen atau setara 4,3 juta orang yang memakai mobil pribadi. Sedangkan pengguna bus ekonomi ada 2,4 juta (16,1%) serta pengguna bus eksekutif 2,1 juta (23,9%).

“Sehingga, total dana pemudik berasal dari Jabodetabek yang akan menuju ke lokasi pemudik sebanyak Rp 10,3 triliun. Di Jawa Tengah ada Rp 3,8 triliun, di Jawa Barat ada Rp 2,05 triliun dan di Jawa Timur ada sebanyak Rp 1,3 triliun,” ungkapnya.

Adapun potensi transaksi pemudik selama Lebaran 2019 sebesar Rp 10,3 triliun untuk dibelanjakan di lokasi mudik dan Rp 6 triliun untuk urusan transportasi.

Ia menyarankan kepada setiap Pemda yang dilintasi Tol Trans Jawa untuk menangkap peluang potensi belanja para pemudik tersebut. Strategi yang bisa dilakukan dengan membangun fasilitas area istirahat di setiap kota/kabupaten.

“Daerah yang dilalui jalan tol dapat menjadi area istirahat. Badan usaha jalan tol mesti aktif mengedukasi pemudik untuk beristirahat di luar jalan tol atau di daerah yang dilalui jalan tol,” tukasnya. (far)

 


Artikel yang berjudul “Ongkos Mudik Jabodetabek-Jateng Diperkirakan Tembus Rp 2 Triliun – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.