PLN Sosialisasi Kompor Induksi di HUT Sragen – Kilasbaca.com

SRAGEN – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Surakarta turut hadir memeriahkan Sragen Creative Festival (SCF) dan Festival Kuliner 2019 di Sasana Manggala Sukowati, Sabtu (27/4/2019). Kegiatan yang digelar bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional dan HUT ke-273 Kabupaten Sragen ini dimanfaatkan PLN untuk melakukan sosialisasi penggunaan kompor induksi melalui lomba memasak.

Jajaran pemangku jabatan dan masyarakat mengikuti lomba memasak dengan kompor induksi dalam perayaan HUT Kabupaten Sragen Ke-273, Sabtu (27/4/2019). Foto: metrojateng.com/dok istimewa

Manager Area PLN UP3 Surakarta, Mundhakir mengatakan, lomba memasak dengan kompor induksi itu diikuti oleh sejumlah pemangku jabatan di antaranya, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Sekda Sragen Tatag Prabawanto, dan Asisten Administrasi Umum Sekda Sragen Simon Nugroho Sri Yudanto, hingga masyarakat umum.

“Dalam lomba masak ini para peserta diwajibkan memasak makanan berbahan dasar mie dengan menggunakan kompor induksi,” ungkapnya.

Menurut dia, kehadiran PLN pada kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dalam membangun komunikasi dengan pemerintah daerah setempat, sekaligus memperkenalkan penggunaan kompor induksi kepada masyarakat jika kompor dengan tenaga listrik itu lebih praktis, hemat energi, serta aman penggunaannya.

Adapun, yang menarik dalam ajang tersebut, adanya lelang hasil masakan mie goreng Bupati Sragen. Mie Goreng yang dimasak dengan kompor induksi bahkan menjadi yang termahal lantaran laku senilai Rp7 juta. Hasil lelang digunakan untuk urusan sosial dan akan diserahkan kepada Adis Banowati, siswi SMP 1 Gesi yang terkena kanker.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan, ada aspek promosi dan sosial dalam rangkaian Sragen Creative Festival (SCF) dan Festival Kuliner 2019. Begitu pula keterlibatan PLN ini menjadi salah satu upaya sosialisasi kompor induksi.

“Kompor induksi ini menawarkan solusi bagi masyarakat dan pemerintah. Bagi masyarakat karena lebih hemat, lebih bersih, lebih sehat, lebih modis, tidak panas, dan tidak ada risiko kebakaran karena tabung yang meledak. Sedangkan bagi pemerintah, bisa mengurangi subsidi gas dan kelangkaan barang,” terangnya.

Dijelaskan, kompor induksi menjadi gaya hidup baru dan pilihan cerdas bagi masyarakat Indonesia. Apalagi, pemerintah dalam hal ini melalui PLN memberikan diskon tambah daya 75%.

“Program ini tentu saja sangat kita dukung,” jelasnya.

Sementara itu, sebagai daerah lumbung pangan nasional, pemanfaatan listrik PLN kini juga banyak dimanfaatkan warga untuk keperluan sumur sawah. (ang)

 


Artikel yang berjudul “PLN Sosialisasi Kompor Induksi di HUT Sragen – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.