Terjerat Kasus E-Mading, Lukman Hidayat Kembalikan Kerugian Negara Rp 4,4 M – Kilasbaca.com

SEMARANG – Gara-gara terjerat kasus korupsi mading elektronik di Kendal, Lukman Hidayat sebagai mantan Bos CV Karya Bangun Sejati, memilih mengembalikan uang kerugian negara. Pengembalian uang kerugian negara senilai Rp 4,4 miliar itu diwakili oleh kuasa hukumnya, Winarno Jati di Kejati Jateng.

Foto: Penampakan uang yang dikembalikan oleh terdakwa kasus Mading elektronik.

“Ini oleh terdakwa Lukman Hidayat beritikat baik sudah mengembalikan lunas, tapi ini kasusnya belum inkrah. Proses hukum terus berjalan, Hakim nanti yang menentukan,” ujar Kepala Kejati Jateng, Sadiman, saat menerima pengembalian uang di kantornya Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (30/4/2019).

Uang yang dikembalikan oleh Lukman berupa dua jenis. Pertama langsung tunai Rp 1,4 miliar. Sedangkan yang kedua berbentuk dua cek masing-masing berisi Rp 1,5 miliar.

Ia mengaku uang itu akan disimpan oleh Kejati sampai kasusnya dipastikan inkrah. Kemudian dimasukan ke kas negara.

Kuasa hukum terdakwa, Winarno Jati mengaku jumlah uang yang dikembalikan sama persis dengan dakwaan kliennya. Harapannya kliennya mendapat keringanan hukuman dengan adanya niat tersebut.

“Sesuai aturan yang ada, terdakwa punya niat baik, tujuannya kan pengembalian uang negara,” terangnya.

Dugaan korupsi mading elektronik tersebut terjadi pada tahun anggaran 2016. Dari 30 paket mading, 29 di antaranya tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Dari audit BPK kerugian mencapai Rp 4,4 miliar dari proyek bernilai Rp 5 miliar itu. (far)

 


Artikel yang berjudul “Terjerat Kasus E-Mading, Lukman Hidayat Kembalikan Kerugian Negara Rp 4,4 M – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.