Aplikasi Kedaulatan Santri, Pengingat Ibadah dan Panduan Doa Secara Digital – Kilasbaca.com

SEMARANG – Aplikasi Kedaulatan Santri (Kesan) yang bisa diunduh sejak dua pekan silam mendapat respons positif dari para pengguna smartphone. Aplikasi ini menjadi teman yang mengingatkan umat islam untuk melakukan ibadah, baik wajib atau sunah.

Chief Executive Officer Kesan, Hamdan Hamedan dan Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Putra-Purtri Asshodiqiyyah Semarang, Mohammad Zamzami ‘Urif menunjukkan aplikasi Kesan, Jumat (16/5/2019). Foto: metrojateng.com/ade lukmono

Chief Executive Officer Kesan, Hamdan Hamedan kata “Santri” dalam aplikasi ini ditujukan bagi siapa saja, terutama umat islam yang sedang mencari ilmu. Aplikasi ini secara aktif mengirimkan notifikasi pengingat dan ajakan penggunanya untuk melakukan ibadah.

“Pengingatnya menggunakan kalimat yang berbeda-beda dan inspiratif. Misal pengingat untuk salat magrib akan berbeda dengan salah isya dan sebagainya,” ungkap Hamdan, Jumat (16/5/2019).

Dalam aplikasi ini terdapat berbagai menu, seperti pengingat salat wajib, salat sunah, doa dan segala penjelasannya yang dijabarkan secara rinci. Terdapat pula kalender hijriyah dengan warna berbeda sebagai penanda akan hadirnya hari penting. Warna hijau menunjukkan hari ini, kuning menunjukkan hari amalan sunah dan merah menunjukkan hari penting.

Dalam Kesan juga terdapat panduan doa untuk haji dan umroh. Dengan demikian, jamaah haji dan umroh yang dulunya membawa buku panduan doa, kini lebih ringkas dengan adanya Kesan yang selalu ada dalam genggaman.

Setiap hari, pengguna Kesan akan mendapat hadist inspiratif yang dikirimkan setiap pukul 09.00. Khusus di bulan Ramadan, pengguna mendapatkan dua hadist, yaitu hadist secara umum dan hadist yang khusus membahas seputar Ramadan.

Hadist yang diterima tersebut dapat dibagikan ulang ke berbagai media sosial, seperti facebook, twitter dan lain-lain. Sebelum dibagikan, tampilan background hadist bisa diubah sesuai selera agar terlihat lebih menarik.

Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Putra-Purtri Asshodiqiyyah Semarang, Mohammad Zamzami ‘Urif mengatakan aplikasi Kesan sangat cocok digunakan para santri. Dia mengatakan, saat ini digitalisasi sudah tidak bisa dihindari, justru malah harus dimanfaatkan demi kemajuan.

“Hal ini mengubah cara, yang dulunya konvensional menjadi digital. Fiturnya juga sudah cukup lengkap,” katanya.

Namun Mohammad menyarankan kepada pengembang Kesan agar lebih bisa melengkapi konten kitab kuning. Saat ini di Kesan baru terdapat tiga konten kitab kuning yang dirasa perlu diperkaya lagi.

Menanggapi hal tersebut, Hamdan memaparkan bahwa konten kitab kuning memberatkan aplikasi. Ke depannya, dia akan membuat kitab kuning menjadi konten yang lebih ringan dengan cara diunduh secara terpisah sebelum dibaca. (ade)

 


Artikel yang berjudul “Aplikasi Kedaulatan Santri, Pengingat Ibadah dan Panduan Doa Secara Digital – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.