Data Tidak Klop, Pleno Rekapitulasi Suara di Sukoharjo Molor – Kilasbaca.com

SUKOHARJO – Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara di Kabupaten Sukoharjo tidak selesai sesuai target. Namun demikian sejumlah pihak tetap memberi apresiasi terhadap proses pemilu tahun ini yang berlangsung damai.

Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Penghitungan Suara tingkat Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (4/5/2019). Foto: metrojateng.com

Rapat pleno rekapitulasi suara di Sukoharjo sudah berlangsung sejak Kamis (2/5) di Hotel Brother Solo Baru dan ditarget rampung dalam tiga hari pada Sabtu (4/5/2019) pukul 12.00. Tapi sampai pukul 16.00, masih menyisakan dua dapil atau empat kecamatan, yakni Kartasura, Gatak, Baki dan Grogol. 

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengatakan, meskipun pleno di tingkat kabupaten molor namun hal tersebut justru menunjukkan semua masalah terbuka. Sehingga tidak ada kecurangan atau rekayasa.

“Kalaupun harus molor juga tidak menyalahi aturan karena jadwalnya masih sampai tanggal 6 Mei. Waktu yang tersisa akan digunakan untuk konsolidasi dan sinkronisasi pada Dapil 5 DPR RI dan Dapil 7 untuk DPRD Propinsi,” ucapnya.

Molornya proses pleno tersebut disayangkan sejumlah pihak. “Harusnya ini masalah di PPK, tapi ternyata masih ada temuan data yang tidak sinkron. Ini menunjukkan ketidaksiapan petugasnya. Namun begitu kita tetap hargai kerja PPK dan petugas lain,” kata Lukman Hakim, saksi dari PAN.

Diketahui sejak pleno hari pertama sudah molor. Hari pertama dijadwalkan Dapil 1 dan Dapil 2, tapi hanya Dapil 2. Hari kedua untuk dapil 5 dan 4, tapi menyelesaikan dapil 1, ditambah dapil 5. Untuk hari ketiga rencana hanya dapil 3, tapi tambah dapil 4.

Sementara, beberapa tokoh mengapresiasi proses Pemilu yang berlangsung kondusif. Setidaknya dari pemungutan suara hingga penghitungan suara di tingkat kecamatan. “Alhamdulilah pelaksanan pemilu 2019 di wilayah Sukoharjo berjalan tertib, aman, dan adil,” kata Fery Brihananto, Sekretaris Desa Tanjung Rejo. 

Sofwan Faisal Sifyan, Wakil Ketua PCNU Sukoharjo mengatakan proses pemilu 2019 cukup istimewa karena pertama kali yang menggabungkan Pileg dan Pilpres. Kedepan Faisal berharap petugas ditambah lagi dan secara teknis diberi pembekalan yang lebih matang.

“Kita apresiasi seluruh petugas pelaksana pemilu, mulai petugas KPPS, hingga KPU, pengawas dan saksi. Juga Bawaslu dan aparat yang bertugas. Karena mereka sudah menjalankan amanah undang undang dengan baik. Meskipun ada masalah tapi semuanya sudah ditangani dengan baik,” tandasnya. (MJ-28)


Artikel yang berjudul “Data Tidak Klop, Pleno Rekapitulasi Suara di Sukoharjo Molor – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.