Grasi Dikabulkan, Dua Petani Surokonto Wetan Bebas – Kilasbaca.com

KENDAL – Suasana haru mewarnai pembebasan dua petani Desa Surokonto di Lapas Kelas IIA Kendal, Jumat (17/5/2019). Dua petani yang sempat dinyatakan bersalah dalam kasus penyerobotan lahan milik Perhutani akhirnya bebas setelah menerima grasi dari Presiden Joko Widodo.

Nur Aziz disambut warga yang menunggu di Lapas Kelas II Kendal. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Ratusan warga ini merangsek pintu gerbang Lapas kelas II A Kendal untuk menjemput dua petani yang ditahan karena kasus penyerobotan lahan milik Perhutani. Dua petani Nur Aziz dan Sutrisno Rusmin dibebaskan setelah permohonan grasi dikabulkan Presiden Joko Widodo.

Istri Nur Aziz, Niswatun bersyukur dan senang suaminya yang berjuang untuk kepentingan warga mendapatkan keadilan dari pemerintah. “Sudah menanti selama dua tahun lebih untuk mendapatkan keadilan ini dan senang bisa bebas, terima kasih Pak Jokowi,” katanya sembari menahan tangis.

Sementara itu Nur Aziz berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang memberikan grasi kepada dirinya dan teman seperjuangan, Sutrisno Rusmin. “Lebih dari setahun menunggu grasi diberikan presiden agar bisa menghirup udara bebas,” tegasnya.

Sementara Sutrisno Rusmin mengaku senang bebas dari penjara bisa bertemu keluarga anak dan teman-teman. “Saya sudah menjalani hukuman dua tahun dua bulan dan tetap akan berjuang untuk kepentingan orang banyak,” ujarnya.

Kuasa hukum dari LBH Semarang, Etik mengatakan grasi dari Presiden Joko Widodo turun tanggal 13 Mei lalu. “Proses pengajuan grasi ini cukup panjang. Bantuan dari beberapa elemen masyarakat memberikan kontribusi yang besar atas turunnya grasi ini,” jelas Etik.

Kuasa hukum petani berharap pemerintah segera merevisi undang-undang no 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan sehingga tidak lagi terjadi kriminalisasi terhadap warga miskin maupun petani. Selain itu pemerintah juga diharapkan mau mengkaji ulang tukar guling antara PT Semen Indonesia dengan Perhutani.

Sebelumnya, Nur Aziz dan Sutrisno Rusmin divonis delapan tahun penjara dan denda Rp 10 miliar karena terbukti bersalah menyerobot lahan milik Pehutani KPH Kendal. (MJ-01)


Artikel yang berjudul “Grasi Dikabulkan, Dua Petani Surokonto Wetan Bebas – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.