Pengrajin Kue Kering Banjir Orderan Jelang Lebaran – Kilasbaca.com

JEPARA – Bulan Ramadan membawa berkah tersendiri bagi pengrajin kue di Kabupaten Jepara. Banyaknya pesanan membuat jumlah produksi meningkat hingga tiga kali lipat.

Pengrajin kue kering di Jepara banjir pesanan jelang Lebaran. Foto: metrojateng.com

Peningkatan permintaan tersebut terutama jenis kue kering. Bahkan pengrajin roti manis pun mulai memproduksi kue kering.

Purnomo, pemilik Family Bakery Desa Kendengsidialit, Kecamatan Welahan menuturkan bahwa khusus untuk bulan Ramadan bakery miliknya memproduksi kue kering jenis ketawa mini. Itu karena banyaknya permintaan jelang lebaran.

Selain itu, roti manis yang selama ini diproduksi mengalami penurunan permintaan. “Kalau roti manis memang biasa menurun waktu puasa. Maka, saya berproduksi kue kering. Ya, karena yang laku kue kering,” katanya, Rabu (15/5/2019)

Dalam sehari, dia dapat menghabiskan 40 kilogram tepung terigu protein rendah untuk kue ketawa mini. Ditambah dengan wijen tujuh kilogram.

“Harga bahan baku tepung Rp 180 ribu per 25 kilogram dan wijen Rp 45 ribu per kilogram. Untuk harga jual kue ketawa mini Rp 25 ribu per kilogram,” imbuhnya.

Untuk roti manis mengalami penurunan permintaan. Biasanya per hari dapat mendistribusikan 10 ribu pcs, tapi memasuki Ramadan berkurang menjadi 5 ribu pcs.

“Kalau roti manis seperti selai dan pisang cokelat memang berkurang waktu Ramadan sekitar 50 persen,” tuturnya.

Sementara, Sulikah, pemilik Lala Jaya Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan mengungkapkan ada peningkatan produksi saat Ramadan. Sebab, yang beli kue kering buatannya tidak hanya warga dan pedagang kue dari Bumi Kartini.

Pada Ramadan kali ini sejumlah pedagang dari daerah lain seperti Kabupaten Kudus, Pati dan Demak juga memburu kue kering buatan Muslikah. Rata-rata peningkatan produksi mencapai 3 kwintal tiap hari.

“Untuk Ramadan kali ini masih produksi produk yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, seperti keciput, lombokan, belum berani menambah produk,” jelas dia.

Khusus kue keciput, Sulikah menambahkan, permintaan mulai ramai sebulan sebelum Ramadan. Peningkatan produksi kue keciput mencapai 8 kwintal. Untuk membuat kue-kue itu, saat ini Muslikah dibantu 20 karyawan musiman.

“Kalau hari biasa dibantu 5 karyawan, tapi kalau Ramadan bisa 20 karyawan,” pungkasnya.(MJ-23)


Artikel yang berjudul “Pengrajin Kue Kering Banjir Orderan Jelang Lebaran – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.