Sambut Waisak, Pengobatan Gratis Digelar di Pelataran Candi Borobudur – Kilasbaca.com

MAGELANG – Ribuan warga Magelang dan sekitarnya, mengikuti kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis yang diadakan Perwakilan Umat Budha (Walubi) di Taman Lumbini Kompleks Candi Borobudur, Magelang. Kegiatan yang diadakan selama dua hari, Selasa-Rabu (14-15/5/2019) ini digelar dalam rangka memperingati hari Trisuci Waisak 2563 BE/2019.

Kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis kepada ribuan pasien yang berlangsung di pelataran Candi Borobudur Magelang. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Ketua Umum DPP Walubi, Siti Hartati Murdaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk kesekian kalinya, Walubi mengadakan bakti sosial pengobatan gratis di pelataran Candi Borobudur. Kegiatan ini melayani pengobatan umum dan spesialis, poli mata operasi katarak, operasi benjolan/bedah minor, operasi bibir sumbing.

Ratusan dokter dan tenaga paramedis serta relawan akan melayani sekitar 8.000 pasien. Para dokter yang menangani merupakan gabungan dari diskes TNI AU, Puskes TNI AD, Walubi dan didukung dokter swasta serta dari RS Sardjito, Dinkes Kabupaten Magelang.

 “Hari Trisuci Waisak nasional di Indonesia, merupakan momentum bagi umat Budha untuk mengenang kembali nilai-nilai luhur ajaran Sang Budha Gautama. Tentang pencerahan dan mengajak semua orang tidak berbuat jahat dan tambah kebajikan setiap saat,” kata Hartati.

Oleh karena itu, tema Waisak tahun ini adalah “Pahami hati, tampakkan kesejatian diri” dengan sub tema ‘Implementasi Bodhisattavayana dengan berbagi dan melayani sesama manusia”. Adapun detik-detik Waisak tahun ini jatuh pada pukul 04.11 tepat pada bulan Purnamasidi.

Hadir dalam acara ini, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Efendi, Kapolda Jateng yang di wakili Kombes Suparyono, Direktur Pengamanan dan obyek vital, para tokoh agama dari Islam, Kristen, Katolik dan Hindu. (MJ-24)


Artikel yang berjudul “Sambut Waisak, Pengobatan Gratis Digelar di Pelataran Candi Borobudur – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.