Tangkal Virus Cacar Monyet, Bandara Adi Soemarmo Pasang Thermoscan – Kilasbaca.com

SOLO – PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Solo melakukan pemasangan alat deteksi suhu badan di kedatangan internasional. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus cacar monyet atau monkeypox dari Singapura.

Pemeriksaan penumpang di Bandara Adi Soemarmo Solo. Foto: metrojateng.com

Monkeypox merupakan virus yang ditularkan oleh hewan kepada manusia. Virus ini ditemukan pertama kali di Singapura pada 8 Mei 2019 lalu. Walau, Bandara Adi Soemarmo tidak memiliki penerbangan langsung dari Singapura, namun antisipasi ini juga dutujukan kepada para penumpang dari Jeddah, Arab Saudi.

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang, Suharto mengatakan pemasangan alat thermoscan ini berdasarkan pada surat edaran dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Nomor: SR.03.04/II/1169/2019 tentang kewaspadaan importasi penyakit monkeypox. Alasan pemasangan alat thermoscan ini mengingat gejala utama yang disebabkan oleh virus ini adalah demam dingin dan suhu badan lebih dari 38 derajat celsius.

“Kita pasang alat ini selain untuk para penumpang dari Jeddah, juga beberapa pesawat carter dari Singapura ke Bandara ini,” ujarnya saat ditemui di sela-sela pemasangan alat termoscan di ruang kedatangan Bandara Adi Soemarmo, Solo, Kamis (16/5/2019).

Selain memasang alat termoscan, petugas juga melakukan pengawasan intensif kepada kru dan pelaku perjalanan dari Singapura dan negara-negara Afrika Barat dan Afrika Tengah.

“Kita tahu ya, virus ini gelaja awalnya demam tinggi hingga 38 derajat celsius, dan di alat ini nanti ada alarm peringatan jika terdapat penumpang yang memiliki suhu tubuh 38 derajat ke atas, kemudian penumpang tersebut kita karantina dan diperiksa lebih lanjut. Kita harap masyarakat tetap waspada akan virus ini,” ungkapnya.

Monkeypox merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan gejala yang berlangsung selama 14 sampai 21 hari. Monkeypox ditularkan oleh hewan pengerat yang mengandung virus monkeypox. Penularan terjadi melalui gigitan, cakaran, kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, dan memakan daging yang tidak dimasak dengan baik.

Kasus ini sering terjadi pada anak-anak yang lebih rentan terhadap penyakit monkeypox. Di Singapura saat ini sudah ditemukan 23 kasus penderita monkeypox yang dikarantina. (MJ-25)


Artikel yang berjudul “Tangkal Virus Cacar Monyet, Bandara Adi Soemarmo Pasang Thermoscan – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.