Minimarket di Jalan Teuku Umar Dirampok Dua Orang Bersenjata Tajam – Kilasbaca.com

SEMARANG – Sebuah minimarket di Jalan Teuku Umar, Jatingaleh, Semarang, menjadi sasaran perampokan. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (16/6/2019) malam, pukul 22.30. Dari rekaman CCTV di lokasi terlihat pelaku mengacungkan parang kepada karyawan dan membawa kabur uang sekitar Rp 15 juta, belasan slop rokok, dan smartphone milik karyawan.

Ilustrasi.

Saat peristiwa terjadi ada tiga orang karyawan di minimarket tersebut. Seorang karyawan bernama Tri Ulfa Innayaturrohmah (23) di meja kasir lantai satu sedangkan dua orang karyawan bernama Bagas dan Mey Sari sedang menghitung uang di brankas lantai dua. Tiba-tiba datang dua orang menggunakan sepeda motor. Seorang diduga pelaku mengenakan helm merah, jaket, sarung tangan, dan masker masuk ke minimarket.

Seseorang tersebut diketahui juga membawa senjata tajam jenis parang. Ia langsung mengacungkan parang ke arah Tri Ulfa dan memaksa untuk ditunjukkan lokasi brankas. Sesampainya di ruang brankas lantai dua minimarket, Terduga pelaku juga mengacungkan senjata tajam dan melempar tas kepada dua orang karyawan lain yang menghitung uang.

“Dua karyawan sedang menghitung uang di depan brankas. Diancam pakai senjata tajam dan disuruh memasukkan uang ke dalam tas,” kata Kapolsek Gajahmungkur Kompol Rochana Sulistyoningrum saat dikonfirmasi, Senin (17/6/2019).

Pada saat seorang terduga pelaku yang mengenakan helm merah berada di lantai dua, seorang lain yang mengenakan helm biru dan menenteng celurit menggasak belasan slop rokok di belakang meja kasir. Tidak lama kemudian keduanya langsung kabur menggunakan sepeda motor.

“Dari rekaman CCTV dan keterangan saksi seperti itu. Jadi satu orang mengancam karyawan dan menggasak uang di lantai dua, satu orang di bawah mengambil rokok dan dimasukkan ke dalam tas,” jelasnya.

Rochana menambahkan terkait jumlah kerugian terkait aksi perampokan tersebut belum diketahui secara pasti. Sebab pihak minimarket sampai Senin sore belum melapor secara resmi ke Mapolsek Gajahmungkur. Informasi sementara yang diterima kerugian yang dialami antara lain uang tunai sekitar Rp 15 juta, tablet dan ponsel yang dibawa korban Bagas, serta 17 slop rokok.

“Kerugian pastinya masih dihitung oleh pihak minimarket. Kami juga masih menunggu laporan resminya. Tapi anggota kami di lapangan sudah mulai lakukan penyelidikan berdasarkan keterangan awal. Semoga pelaku cepat tertangkap,” paparnya.

Rochana juga mengimbau kepada seluruh pengelola minimarket yang hendak tutup malam hari dan menghitung hasil penjualan hari itu diharapkan menutup semua pintu rapat-rapat. Sementara untuk minimarket yang buka 24 jam harus dilengkapi dengan sistem keamanan yang bagus, seperti alarm atau karyawan yang dibekali pengetahuan membela diri.

“Kami imbau kalau mau menutup atau menghitung uang semua pintu ditutup dan dikunci lebih dulu. Minimarket yang buka 24 jam kalau bisa karyawannya dibekali kemampuan membela diri, misal tidak ya lengkapi sistem keamanan seperti alarm. Selama ini belum ada yang melakukan itu,” pungkasnya. (aka)

 

Ucapan Lebaran 1440

Artikel yang berjudul “Minimarket di Jalan Teuku Umar Dirampok Dua Orang Bersenjata Tajam – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.