Sidak RSUD Semanggi, Anggota Dewan Minta Tenaga Medis Diisi Orang Solo – Kilasbaca.com

SOLO – Komisi IV DPRD Solo mengelar inspeksi mendadak (Sidak) di pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Semanggi Solo. Sidak yang digelar di RSUD Semanggi, Kamis (13/6/19) dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Solo, Paulus Haryoto. Dalam sidak tersebut, para anggota dewan menguji kekokohan dan kualitas sejumlah insfrastruktur di dalam gedung RSUD.

Anggota Komisi IV DPRD Solo meninjau ruang operasi RSUD Semanggi, Solo, Kamis (13/6/19). (MJ-25)

Bangunan yang menelan anggaran senilai Rp 280 miliar tersebut, dinilai lebih baik dari bangunan di RSUD Ngipang sebelumnya. Adanya fasilitas umum baru ini diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan bagi warga Solo. Terlebih RSUD ini dibangun di pinggir kota yang notabene merupakan daerah yang dihuni oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

“Kami berharap SDM di rumah sakit ini bisa mengutamakan warga Solo yang belum memiliki pekerjaan,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Solo, Paulus Haryoto saat di sela-sela sidak.

Proyek RSUD Semanggi rencananya akan diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2019 mendatang. Untuk awal pembukaan RSUD akan menyediakan sebanyak 200 tempat tidur atau bed. Namun, pihak RSUD hanya akan mengoperasikan 100 bed, hal ini mengingat keterbatasan tenaga medis di RSUD tersebut.

“Saat ini kami sedang dalam tahap rekrutmen tenaga medis, dan pada Minggu (16/6) akan dilakukan test tertulis. Untuk jumlah bed sementara kami operasikan sebanyak 100 bed dari 200 bed yang disediakan mengingat minimnya tenaga medis yang ada,” ungkap Kabag Tata Usaha RSUD Semanggi, Juniarto.

Kebutuhan tenaga medis untuk RSUD Semanggi, menurut Juniarto sebanyak 150 orang. Jumlah tersebut terdiri dari tenaga kesehatan, tenaga medis, dokter spesialis hingga tenaga kebersihan. Jumlah tersebut sesuai dengan aturan rumah sakit dengan tipe C. (MJ-25)

 

Ucapan Lebaran 1440

Artikel yang berjudul “Sidak RSUD Semanggi, Anggota Dewan Minta Tenaga Medis Diisi Orang Solo – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.