Basarnas Jateng Terjunkan 38 Personel di MXGP Semarang – Kilasbaca.com

SEMARANG – Badan Search and Rescue (SAR) Nasional atau Basarnas Jateng kembali dipercaya menjadi official penyelanggaraan motocross tingkat Internasional, yakni MXGP of Asia 2019 di sirkuit BSB City Mijen Kota Semarang.

Basarnas Jateng kembali dipercaya menjadi tim medis MXGP Semarang. Foto: metrojateng.com/dokumentasi

Tahun lalu badan yang telah berganti nama menjadi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan itu juga terlibat. Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi mengatakan, pihaknya kembali dipercaya untuk menjadi tim medis pada ring satu, yakni tim evakuasi di dalam sirkuit pada saat perlombaan berlangsung.

‘’Tugas tim nantinya membantu proses evakuasi terhadap pebalap yang mengalami trouble atau crash pada saat bertanding di dalam sirkuit. Tim juga harus mampu memberikan bantuan medis awal apabila pebalap mengalami cedera,’’ kata Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi, Jumat (12/7/2019).

Dia mengatakan, pada kejuaraan dunia MXGP 2019 yang digelar mulai hari ini tanggal 12 hingga 14 Juli 2019 itu Basarnas Jateng menurunkan 38 personel. Mereka telah dipilih yang memiliki kemampuan MFR (Medical First Responder), perlengkapan medis serta kendaraan evakuasi.

MXGP 2019 sirkuit BSB City Mijen Kota Semarang merupakan salah satu seri dari dua seri balapan motocross tingkat Internasional yang digelar di Indonesia, setelah sebelumnya digelar di Sirkuit Jakabaring Kota Palembang, 6-7 Juli 2019.

‘’Ada total 18 seri yang digelar dan Jerman menjadi negara tuan rumah penyelenggara sebelum MXGP digelar di Indonesia,’’ katanya.

Kejuaraan dunia motocross atau MXGP 2019 ini merupakan kejuaraan dunia yang ke-63 yang digelar oleh FIM ( Federation Internationale de Motocyclisme), dan berlangsung sejak tahun 1952. Sebanyak 41 pebalap dari 18 negara akan beradu kecepatan dan skill saat melaju diatas sirkuit lintasan tanah. (duh)


Artikel yang berjudul “Basarnas Jateng Terjunkan 38 Personel di MXGP Semarang – Kilasbaca.com” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Powered by Blogger.